Posts

Berdansa Bersama Tamoxifen

Gw sempet agak males-malesan minum Tamoxifen. Tentu ini jangan ditiru. Gw males-malesan karena banyak hal (alias cari-cari alasan cih). Pertama, karena minum Tamoxifen bisa memicu kanker di endometrium. Berasa keluar dari mulut harimau disambut buaya dong. Kedua, eh nggak ada alasan lain sih. Itu aja.  Kalau baca beberapa referensi, banyak efek samping gak oke dari Tamoxifen ini. Yhaaa namanya juga obat hormon ya. Tapi mungkin gw aja yang gak sensitif atau perhatian sama badan sendiri, gw kok kayaknya nggak merasakan efek samping yang gw baca itu ya. Misalnya hot flashes, gw kayaknya kok gak pernah mengalami. Gw sampai follow tagar tamoxifen di IG karena pengen tahu gimana pengalaman orang-orang.  Pas Senja mulai sekolah online sebagai anak SMP, gw mulai rajin minum obat. Dengan segala excitement gw ketika Senja yang mulai sekolah, kayaknya kok ya I don't want to miss a thing. That's a motivation dong.  Jadilah gw kembali rajin minum Tamoxifen plus instruksi khusus ke Sen...

Rapor Evaluasi Kanker Payudara Tahun ke-4

Image
Saturdate pada 5 September 2020 di RS Kramat bertemu dr Sugi untuk evaluasi kanker payudara per 6 bulan. . "Senja nggak ikut?" "Nggak, di rumah aja, Dok." "Oh jadi Hilman aja yang antar ya." Poin 💯 karena mengingat nama Hilman dan Senja, padahal konsul terakhir gw adalah Februari 2020. . "Ini kamu harus CT scan biar kita bisa pastikan itu apa," kata dr Sugi sambil menunjuk tiga titik yang diberi tanda silang di rontgen thorax. "Apakah hanya pembengkakan pembuluh darah atau kelenjar. Kalau yang pertama, kita tenang. Kalau yang kedua, kita harus kerja keras lagi." Poin 🤢 untuk rasa kaget ke-1. . "Kamu masih mens?" "Masih, tapi lebih sedikit." "Berarti tamoxifen kalah sama hormon estrogen kamu. Saya saran ganti ke suntik Zoladex per 12 minggu. Kamu dibikin jadi menopause." "Oh gitu dok. Harga obatnya berapa?" "4 juta." Poin 🤢🤢 untuk rasa kaget ke-2. Yah begitulah ya akibat b...

Golden Hand dan Compression Sleeve

Image
Salah satu efek jangka panjang dari kanker payudara yang jarang dibahas detil sama dokter adalah soal golden hand.  Ini adalah kondisi tangan yang harus dijaga supaya tidak terlalu keras. Kondisi ini terkait dengan kehadiran si kanker payudara yang ditemukan jejaknya juga di kelenjar getah bening.  Golden hand ini adalah ujung dari kondisi yang namanya lymphedema: pembengkakan bagian tubuh karena penumpukan cairan limfe. Karena kelenjar getah bening gw ada yang diambil pas mastektomi, maka perjalanan cairan limfe jadi macet, dan kalau itu terus-terusan maka akan mengganggu golden hand gw.  Dalam kasus gw, golden hand gw adalah tangan kanan -- tangan utama gw. Kelenjar getah bening di bagian ketiak gw itu ada jejak-jejak kanker sebagai dampak dari kanker payudara. Pas operasi mastektomi payudara kanan, kelenjar getah bening di ketiak kanan gw diangkat juga. Dari 10 kelenjar yang diangkat, 7 ada jejak penyebaran kanker. Ini juga yang membuat dokter menerapkan ke...

Tangan Bengkak dan Ransel

Image
Setengah harian ini gw terlalu asik mengetik. Begitu juga semalam sebelumnya. Akibatnya, pas jam makan siang, tangan kanan mulai cenat-cenut. Lengan kanan bagian atas, yang ke arah ketiak itu, berasa menggendut. Hedeh... begini deh ya kalau lymphedema. Langsung buru-buru gw wa Sr Ela, terapis lymphedema yang praktik di Jakarta Breast Center. Kita bersepakat bertemu jam 5 sore. Treatment pertama: dielus-elus. Oh nikmatnya.... Treatment kedua: lengan gw dikompresi. Aduh, heaven... Treatment ketiga: dielus-elus lagi, lengan dan sampai ke punggung. Yawlaaahh.. enaknyo! Yang terasa sakit itu di bagian bahu, punggung kanan atas, juga area dekat ketiak kanan. Biang keroknya adalah ransel gw. Sr Ela langsung menuju ke arah ransel gw dan mengangkatnya. "Ini sih berat banget." Hah? Massaaa... ini pas lagi enteng-entengnya lho. Lalu Sr Ela membandingkan dengan tas yang dia bawa -- 1 sling bag kecil untuk dompet dan hp, 1 tas cangklong kain untuk payung, botol minum. ...

Hey there! Yes, I'm alive!

Image
Setelah berabad-abad nggak ngebuka Facebook messenger, ternyata ada beberapa pesan yang masuk di sana. Menanyakan kabar gw dan kabar blog ini tentunya. Hey, I'm alive! Hehe. Kalau baca pesan yang masuk, lalu respons dari mereka setelah gw akhirnya me-reply, there's a funny feeling. They might think I die or something because this shit happens. People do die because of cancer. Fyi, the Inalillahi message in the WAG of breast cancer fellas is the message I hate the most. Tentu sebagian besar orang di WAG itu gw nggak kenal. Tapi begitu ada yang RIP, kenal maupun nggak kenal kan pasti ngucapin belasungkawa. Dan mendadak pesan penuh dengan ucapan Inalillahi. It just feels that someone is deveated by cancer and hey, anyone in the WAG can be next. I know it sounds scary. Mungkin karena itu juga ada teman gw sesama kanker payudara yang memilih untuk tidak bergabung di komunitas karena alasan kurleb seperti ini. But aaannyway, terima kasih banyak untuk yang sudah...

Investasi itu bernama gaya hidup sehat

Sepertinya ini sungguh ambisius, tapi ya demikianlah. Bosen juga adinda kalo itu kampret nongol-nongol terus kan. Pas konsul terakhir sama Prof Z, dia bilang "Saya bakal nangis juga kalau kamu kambuh lagi." Ok mari kita investasi pada gaya hidup sehat. Nah langkah-langkah awal pun sudah dimulai. Begitu hasil PET Scan kelar, gw pesan catering makanan genah lagi buat makan siang. Sebelumnya gw udah nyoba aneka catering tuh -- DapurFit, Joules Kitchen dan di awal banget cobain Kulina. Sekarang lagi nyobain DeGoodFood yang plant-based food gitu. Enaaaak mantap dah. Harganya sih sama aja sama temen-temennya. Tapi kalo dipikir-pikir kan mending kita investasi di soal makanan sehat ketimbang biaya operasi kaaan. Lalu mulai rajin lagi makan buah. Sejak bulan puasa, pola makan buah kacau. Plus abis itu Mbak U pulang lama beut. Gw jadi tidak termotivasi untuk makan buah, semata-mata karena tidak ada buah potong tersedia di kulkas. Ckckckck pemalas jaya nugraha! Satu lagi adalah olah...

Evaluasi Mama You Can See

Sejak terima hasil PET scan sebetulnya udah dagdigdug. Karena di situ ada kata malignant dan metastase. Haiyyaa dua kata paling menyeramkan. Karena itu juga gw memutuskan untuk tetap USG, meski sudah PET Scan. Lalu periksa darah juga untuk CEA dan CA 15-3. Jadi gini kira-kira bacaannya dr Sugi: - ada sesuatu di payudara kiri. Mestinya angkanya di bawah 25, tapi ini 36. - ada sesuatu di ketiak kiri - di sebelah kanan aman - CEA dan CA 15-3 ada penurunan, tapi ada kenaikan angka fosfat alkali (meski juga masih dalam batas normal) Dr Sugi menyarankan FNAB, juga ketemu dr Evert dan Prof Zubairi. Kali ini sungguh gw gak kepengen operasi sebagai solusi. Bossseeeeeeeen operasi melulu. So vegetarian it is?